Beauty,  Uncategorized

Beruntusan, Menyadarkanku!

Di awal Januari 2020 kemarin, aku tiba-tiba menjadi sangat keranjingan skincare. Tak lain tak bukan , karena dipicu oleh munculnya beruntusan di dahi dan pipi yang sangat sangat sangat mengganggu penampilan dan hasil makeup aku.

Maklum, tuntutan kerja membuat aku terpaksa untuk menggunakan makeup full dan kebetulan aku adalah tipikal yang jarang merawat wajah dengan skincare. Waktu itu aku berpikiran bahwa kulit wajah aku termasuk kulit wajah badak yang tidak akan terpengaruh apapun bentuk makeup sehingga tahan banting.

Namun setelah bertahun-tahun aku menikmati kemulusan wajah aku, akhirnya aku menuai beruntusan. Setelah dihantam dengan makeup, panas matahari, malas mencuci muka, hingga makan junkfood sembarangan, akhirnya kulit wajah aku protes dengan bentuk jerawat kecil dan merah, beruntusan, kasar dan kusam.

Tiba-tiba aku menjadi sangat stress dan bingung. Yang tadinya makeup aku licin dan flawless, tiba-tiba menjadi gradakan dan eiuuuwwhh. Apalagi kalo pake kamera mau bikin instastory, aduhhhhh…. Udah kayak jalanan Cipta Karya, Panam deh.

Pentingnya Pelembab Wajah

Teringat aku waktu menjadi MC acara beauty class dari salah seorang MUA hits Pekanbaru yakni Nindya Ezzeddin. Sebelum mengaplikasikan foundation, Kak Nindy menggunakan pelembab dan serum wajah, kemudian primer/base makeup dan baru menggunakan foundation. Helloowwwww…. Apakabar aku yang habis cuci muka/mandi, langsung nemplokin foundation ke kulit wajah.

Awalnya aku masih anggap enteng aja. Karena aku berpedoman pada ketahanan kulit wajah aku yang strong kayak kulit badak. Pas udah keluar beruntusan, aku kebetulan ketemu ama MUA hits Pekanbaru lain yakni bg Sultan Al Ayyub. Trus aku sempet ceritain sedikit keluh kesah bruntusan aku yang sangat mengganggu ini. Dan tauu gak dia bilang apa? SAMA! Aku disuruh WAJIB pakai pelembab, serum, dan primer sebelum pakai foundation. Dan dia saranin aku supaya gak pakai foundation yang terlalu berat seperti foundation untuk pengantin.

Wakakakakakak… disitu aku pengen menertawakan diri aku sendiri! Bener juga ya, aku kayaknya selama ini terlalu mendewakan foundation full coverage sehingga terlihat berat, membuat kulit kering, kusam, dan cakey untuk beberapa jam setelah penggunaan.

Terakhir, bg Ayyub sempet nasehatin ke aku, “Mulailah lagi sayangin kulit tuh, sekarang tuh yang penting kulit wajah sehat, bukan makeup yang tebal.”

Srrrrrrrrr….. seketika aku merasa tertampar. Setelah pertemuan ajaib dan tak disengaja itu, aku mulai membaca artikel-artikel seputar wajah, skincare, dan jenis makeup. Aku mulai berburu beberapa skincare yang aku coba secara pribadi. Aku mulai mencoba untuk mengenali jenis kulit aku yang ternyata adalah tipe kulit kering alias sangat kering (dan aku baru tahu sekarang. Parah banget yak…).

Mulai Lebih Peduli Dengan Kulit

Aku juga menyempatkan berkonsultasi dengan dr.Arya dari klinik Dr.Vee Pekanbaru. Dan disitu aku melihat dengan jelas kondisi kulit aku yang kering dan ‘ala kadarnya’. Aku juga mendapat banyak saran dan masukan mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari pengaruh negative ke kulit aku seperti stress berlebih, kurang minum air putih, makan jajanan dan junkfood, serta kurang olahraga.

Nah, balik lagi soal skincare. Aku pada dasarnya masih baru mencoba pemakaian beberapa produk yang bakal aku share ke temen-temen. Semua produk memberikan hasil yang berbeda-beda tergantung jenis kulit. Aku gak tahu apakah semua produk-produk ini memberikan hasil yang nyata untuk kulit aku, secara kulit aku kan kulit badak banget, jadi kalo tahan banting sama makeup, maka kemungkinan berpengaruhnya skincare ke kulit aku juga akan sangat kecil. Tapi, tak ada salahnya untuk mencoba.

Insya Allah, aku bakal share satu per satu skincare apa aja yang aku pake. Mulai dari pelembab, krim wajah dari dr.Vee Pekanbaru, sampai dengan produk makeup yang aku pakai untuk event.

So, tetep setia ya baca postingan di website ini…

🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *